Pengikut
Minggu, 31 Oktober 2010
Kamis, 14 Oktober 2010
contoh surat lamaran kerja CPNS
Memerlukan Contoh Surat Lamaran Cpns swasta dan jenis Surat Lamaran Pekerjaan lainnya silakan download secara gratis. Berikut ini Contoh Surat Lamaran Pekerjaan :
Pulau Biru, 14 Oktober 2010
Kepada yth :
Bapak/Ibu Menteri Dalam Negeri
Up. Kepala Badan Kepegawaian
Departemen Keuangan
di -
Jakarta
Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama : ……..
Tempat, tanggal lahir : ………………
Usia pada tanggal 01/01/2011 : ** Tahun, ** bulan
Jenis kelamin : .......................
Agama : .....................
Pendidikan/Jurusan : S-1 *******
Alamat : ...........................................................................................................
Nomor telepon/HP : 08123456789
Dengan ini menyampaikan permohonan kepada Bapak/Ibu, agar kiranya dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Keuangan, dengan jabatan ……………………(kode jabatan : ……….).
Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu, bersama ini Saya lampirkan :
1. Foto copy Ijazah terakhir beserta transkripnya yang telah dilegalisir masing-masing 1 (satu) lembar,
2. Pas photo ukuran 3×4 cm sebanyak 4 (empat) lembar,
3. Foto copy Kartu Pencari Kerja (AK. I) yang telah dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar.
Demikian permohonan ini disampaikan, besar harapan Saya kiranya Bapak/Ibu dapat mempertimbangkannya, sebelum dan sesudahnya diucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Ttd
(nama anda)
Catatan :
Kode Jabatan dapat dilihat pada pengumuman
Pulau Biru, 14 Oktober 2010
Kepada yth :
Bapak/Ibu Menteri Dalam Negeri
Up. Kepala Badan Kepegawaian
Departemen Keuangan
di -
Jakarta
Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama : ……..
Tempat, tanggal lahir : ………………
Usia pada tanggal 01/01/2011 : ** Tahun, ** bulan
Jenis kelamin : .......................
Agama : .....................
Pendidikan/Jurusan : S-1 *******
Alamat : ...........................................................................................................
Nomor telepon/HP : 08123456789
Dengan ini menyampaikan permohonan kepada Bapak/Ibu, agar kiranya dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Keuangan, dengan jabatan ……………………(kode jabatan : ……….).
Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu, bersama ini Saya lampirkan :
1. Foto copy Ijazah terakhir beserta transkripnya yang telah dilegalisir masing-masing 1 (satu) lembar,
2. Pas photo ukuran 3×4 cm sebanyak 4 (empat) lembar,
3. Foto copy Kartu Pencari Kerja (AK. I) yang telah dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar.
Demikian permohonan ini disampaikan, besar harapan Saya kiranya Bapak/Ibu dapat mempertimbangkannya, sebelum dan sesudahnya diucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Ttd
(nama anda)
Catatan :
Kode Jabatan dapat dilihat pada pengumuman
Selasa, 05 Oktober 2010
Inyiak Canduang dan Sidang Konstituante RI
Lebih kurang empat puluh tujuh tahun yang lalu, persisnya tanggal 12 November 1956, seorang ulama besar Minangkabau tampil di mimbar pimpinan Majelis Konstituante RI di kota Bandung. Ulama besar itu tidak lain adalah almarhum Inyiak Syekh H. Sulaiman Ar Rasuli Canduang yang populer dengan panggilan Inyiak Canduang dari Bukittinggi, Kabupaten Agam. Dalam rangka haul Inyiak Canduang yang ke 25, (almarhum wafat tanggal 1 Agustus 1970), maka Menteri Koordinator Kesra Ir. H. Azwar Anas Dt. Rajo Suleman, pada tanggal 1 Agustus 1995, membuka acara haul ini di Canduang dan sebuah seminar digelar di Tri Arga Bukittinggi serta ditutup dengan acara tahlillan. Sekarang tidak terdengar lagi acara haul Inyiak Canduang tersebut. Kita kenang kembali Inyiak Canduang, seorang ulama besar yang berjasa besar dalam memajukan pendidikan Islam di negeri ini dengan mendirikan Tarbiyah Islamiyah. Namanya pun sederet dengan Syekh H. Muhammad Djamil Djambek, Dr. H. Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka), Dr. H. Abdullah Ahmad, Syekh Ibrahim Musa Parabek, Syekh H. Mustafa Abdullah dan adiknya Syekh Abbas Abdullah Padang Japang dan Syekh Thaib Umar Sungayang serta Syekh Mod. Djamil Djaho. Pada pemilihan umun tahun 1955 yang dilaksanakan pada masa Kabinet Burhanuddin Harahap, ulama besar itu terpilih sebagai anggota Majelis Konstituante RI atau Majelis Pembuat Undang-Undang Dasar RI dari Partai Islam Perti. Inyiak Canduang waktu itu duduk dalam front Islam bersama anggota majelis dari Masyumi, NU, PSSI dan Perti. Tokoh yang terkemuka dalam fraksi Islam di konstituante itu adalah H. Muhammad Natsir, Ketua Umum PPI Masjumi. Ada dua kali pemungutan suara pada pemilihan umum tahun 1955 tersebut. Pertama, 29 September memilih anggota DPR (Parlemen RI) dan yang Kedua, 15 Desember tahun yang sama untuk memilih anggota Majelis Konstituante (Majelis Pembuat Undang-Undang Dasar pengganti UUDS).
http://id.shvoong.com/social-sciences/1666150-inyiak-canduang-dan-sidang-konstituante/
Canduang & pelestarian alam gn merapi oleh : Hendra Messa
Menyambung cerita mak Darul ttg Canduang, disana ada diceritakan ttg bukik bulek tempat menara transmisi telekomunikasi trans sumatera, saya ingin menambahkan sedikit cerita dari rang gaek kita jaman saisuak. para tetua minang di daerah sekeliling gunung merapi, jaman dulu pernah membuat semacam kesepakatan bersama, bahwa bermula dari bukik bulek tsb , ditaris garis batas yg sejajar sekeliling pinggang gunung merapi, yg ditandai dg jalan setapak , atau jalan inspeksi . Berputar sejak dari bukik bulek terus ke barat arah bagian atas lasi ( IV angkek ) , bagian atas kamang , terus sampai bagian atas padang luar , sarik , sejajar dg jalan Baso - batusangkar , sampai terhubung kembali dg jalan inspeksi di bukik bulek. kalau di lihat peta , akan terlihat bahwa jalan melingkar sekeliling gunung merapi, tak ada yg sampai mendaki tinggi ke punggung gunung. jalur sekeliling nya ( ditarik dari bukik bulek , utara baso ) - canduang - lasi ( IV angkek ) , kamang, padang luar,sarik, kotobaru,pandaisikek,pariangan , simabur,salimpaung,tigatanjung sampai ke baso lagi. jalur inspeksi tsb, bisa di asumsikan sejajar dg jalur jalan sekeliling gunung merapi tsb. melingkar selilit pinggang gunung merapi. Jalan Inspeksi tersebut jadi tanda , bahwa di atas garis tsb ,lahan tak boleh dirambah oleh manusia, tak boleh dijadikan sawah atau ladang , istilah sekarang nya dijadikan lahan konservasi / hutan lindung . Dan hal tsb masih ditaati sampai sekarang , sehingga kita tak temui ada perkampungan atau ladang di atas garis jalur inspeksi tsb. Dipikir pikir , sudah sedemikian maju dan bijaksana nya pola pikir , orang orang minang jaman dahulu tsb , sampai pemikiran ttg pelestarian alam sekeliling gunung merapi , sehingga alam dan hutan nya masih lestari sampai saat ini . demikian sekedar tambahan dari ambo, mungkin mamak, dunsanak nan lain bisa manambahkan carito lamo lain nyo, ttg bagaimana orang minang jaman dahulu menjaga kelestarian alam nya. wassalam HM dari canduang ,taserah ka banduang, basawah di pulau gaduang - - -- - - - -- - - - - - - wrote : darul makmur ( issdumai@ ) Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh Mari kita berkunjung sejenak ke Nagari Canduang (Koto Laweh), Lanjutan (3) Kemarin telah sampai ke kuno Masjid nan megah dan juga telah menelusuri persawahan bertingkat dipergunungan serta menikmati bebatuan dan air jernih di Jabua, juga telah tahu bagaimana kayu manis dikebunkan serta bagaimana hasil produksi menjadi andalan bagi petani setempat. Kini perjalanan membelah Canduang dilanjutkan dengan sasaran Bukik Bulek, bukit yang berlokasi tertinggi dipinggang Utara Gunung Merapi. Sehingga Bukit ini dipilih oleh PT telkom untuk menempatkan salah satu dari Jaringan Microwave Sumatra-Jawa-Balinya.
salah satu sudut nagari CANDUANG
PENDIDIKAN PETANI ALAMI ( Natural Farming ) HADIRKAN PETANI LUAR NEGERI
Jum'at, 11 Juni 2010
Pendidikan Petani Pelatiah Pertanian Alami yang diadakan oleh kelompok Tani Alam Lestari Nagri Canduang Koto Laweh hadirkan petani alami (Natural farming) luar negeri yaitu dari India, Korea dan Jepang. Pendidikan ini diadakan selama tiga hari mulai tanggal 11-14 Juni 2010 yang bertempat di PUSDIKLAT Pertanian Alami Nagari Canduang Koto Laweh Jorong Gantiang Koto Tuo yang diresmikan pemakaiannya oleh Dinas Pertanian dan Ketahan pangan Kabupaten Agam Jum'at 11 Juni 2010. Dalam acara yang disponsori oleh Bina Desa dan dimanfa'atkan juga oleh jaringan NF (Natural Farming) yang datang dari berbagai Propinsi untuk berkumpul saling berbagi (Sharing) pengetahuan. Seperti dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Nangroe Aceh Darussalam, Sulawesi dan Sumatera Utara. Pakar Pertanian Alami dari Korea Dr. Chow Hankyou menjadi tumpuan peserta tuk menimba pengetahuan. Rohini dari India Mr. Waka dari Jepang.Syafrial Katik Bareno menambahkan kedepan diharapkan Diklat ini sebagai pusat tempat menimba ilmu dan menyebarkan pengetahuan tentang NF ke seluruh Indonesia melalui jaringannya. Pusdiklat yang berkorelasi dengan lahan pertanian ini dirasa sangat strategis dan nyaman. Karena peserta dapat praktek dan liat langsung hasilnya ke lahan, tidak hanya mendapatkan teori saja. (ydl)
http://nagaricankola.blogspot.com/2010/02/097.html
Pelestarian Lingkungan Hidup menurut Islam
Islam adalah Diin yang Syaamil (Integral), Kaamil (Sempurna) dan Mutakaamil (Menyempurnakan semua sistem yang lain), karena ia adalah sistem hidup yang diturunkan oleh Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana, hal ini didasarkan pada firman ALLAH SWT : "Pada hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan AKU cukupkan atasmu nikmatku, dan Aku ridhai Islam sebagai aturan hidupmu." (QS. 5 : 3). Oleh karena itu aturan Islam haruslah mencakup semua sisi yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya. Demikian tinggi, indah dan terperinci aturan Sang Maha Rahman dan Rahim ini, sehingga bukan hanya mencakup aturan bagi sesama manusia saja, melainkan juga terhadap alam dan lingkungan hidupnya[1].
Dua dalil pertama pembuka diskusi ini bersumber pada Surat Al An’aam 101 dan Al Baqarah 30.
Dalil pertama adalah: “Allah pencipta langit dan bumi (alam semesta) dan hanya Dialah sumber pengetahuannya”. Lalu dalil kedua menyatakan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Perlu dijelaskan bahwa menjadi khalifah di muka bumi itu bukan sesuatu yang otomatis didapat ketika manusia lahir ke bumi. Manusia harus membuktikan dulu kapasitasnya sebelum dianggap layak untuk menjadi khafilah.
Seperti halnya dalil pertama, dalil ke tiga ini menyangkut tauhid. Hope dan Young (1994) berpendapat bahwa tauhid adalah salah satu kunci untuk memahami masalah lingkungan hidup. Tauhid adalah pengakuan kepada ke-esa-an Allah serta pengakuan bahwa Dia-lah pencipta alam semesta ini. Perhatikan firman Allah dalam Surat Al An’aam 79:
“Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan”
Adapun dalil ke lima dapat ditemukan dalam Surat Hud 7 yang menjelaskan maksud dari penciptaan alam semesta, “Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa,….Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya.”
Dalil ke enam adalah kewajiban bagi manusia untuk selalu tunduk kepada Allah sebagai maha pemelihara alam semesta ini. Perintah ini jelas tertulis dalam Surat Al An’aam 102 yaitu, “..Dialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah pemelihara segala sesuatu”
Dalil ke tujuh adalah penjabaran lanjut dari dalil kedua yang mewajibkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup. Adapun rujukan dari dalil ini adalah Surat Al A’raaf 56 diterjemahkan sebagai berikut;
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya……..” Selanjutnya dalil ke delapan mengurai tugas lebih rinci untuk manusia, yaitu menjaga keseimbangan lingkungan hidup, seperti yang difirmankanNya dalam surat Al Hijr 19, ”Dan kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.”
Dalil ke sembilan menunjukkan bahwa proses perubahan diciptakan untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) bumi. Proses ini dikenal dalam literatur barat sebagai: siklus Hidrologi.
Dalil ini bersumber dari beberapa firman Allah seperti Surat Ar Ruum 48, Surat An Nuur 43, Surat Al A’raaf 57, Surat An Nabaa’ 14-16, Surat Al Waaqi’ah 68-70, dan beberapa Surat/Ayat lainnya. Penjelasan mengenai siklus hidrologi dalam berbagai firman Allah merupakan pertanda bahwa manusia wajib mempelajarinya. Perhatikan isi Surat Ar Ruum: 48 dengan uraian siklus hidrologi berikut ini. Hujan seharusnya membawa kegembiraaan karena menyuburkan tanah dan merupakan sumber kehidupan.
Surat Ar Ruum 48 Siklus hidrologi
Mencakup proses evaporasi, kondensasi, hujan, dan aliran air ke sungai/danau/laut, Al-Qur’an dengan sangat jelas menjabarkannya. Evaporasi, adalah naiknya uap air ke udara. Molekul air tersebut kemudian mengalami pendinginan yang disebut dengan kondensasi. Kemudian terjadi peningkatan suhu udara, yang menciptakan hujan. Air hujan tersebut menyuburkan bumi dan kemudian kembali ke badan air (sungai, danau atau laut.
Ini dengan jelas digambarkan dalam Al-Qur’an surat ar-Ruum:48 yang berbunyi;
Sebagai khalifah, sudah tentu manusia harus bersih jasmani dan rohaninya. Inilah inti dari dalil ke sepuluh bahwa kebersihan jasmani merupakan bagian integral dari kebersihan rohani.
Merujuk pada Surat Al-Baqarah 222; “….sesungguhnya Allah senang kepada orang yang bertobat, dan senang kepada orang yang membersihkan diri.” Serta Surat Al-Muddatstsir 4-5; “..dan bersihkan pakaianmu serta tinggalkan segala perbuatan dosa.”
Meski slogan yang dikenal umum seperti “kebersihan adalah sebagian dari iman”, banyak diakui sebagai hadis dhaif, namun demikian, Rasulluah S.A.W. bersabda bahwa iman terdiri dari 70 tingkatan: yang tertinggi adalah pernyataan “tiada Tuhan selain Allah” dan yang terendah adalah menjaga kerbersihan. Jadi, memelihara lingkungan hidup adalah menjadi bagian integral dari tingkat keimanan seseorang. Khususnya beragama Islam.
Mengutip disertasi Abdillah (2001), Surat Luqman ayat 20 Allah berfirman, “Tidakkah kau cermati bahwa Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupanmu secara optimum. Entah demikian, masih saja ada sebagian manusia yang mempertanyakan kekuasaan Allah secara sembrono. Yakni mempertanyakan tanpa alasan ilmiah, landasan etik dan referensi memadai.”
Selain itu, Abdillah juga mengutip bahwa manusia harus mempunyai ketajaman nalar, sebagai prasyarat untuk mampu memelihara lingkungan hidup. Hal ini bisa dilihat Surat Al Jaatsiyah 13 sebagai berikut; “Dan Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupan manusia. Yang demikian hanya ditangkap oleh orang-orang yang memiliki daya nalar memadai.”
Dalil-dalil di atas adalah pondasi dari teori pengelolaan lingkungan hidup yang dikenal dengan nama “Teorema Alim” yang dirumuskan sebagai berikut:
Rasulullah S.A.W. dan para sahabat telah memberikan teladan pengelolaan lingkungan hidup yang mengacu kepada tauhid dan keimanan. Seperti yang dilaporkan Sir Thomas Arnold (1931) bahwa Islam mengutamakan kebersihan sebagai standar lingkungan hidup. Standar inilah yang mempengaruhi pembangunan kota Cordoba. Menjadikan kota ini memiliki tingkat peradaban tertinggi di Eropa pada masa itu. Kota dengan 70 perpustakaan yang berisi ratusan ribu koleksi buku, 900 tempat pemandian umum, serta pusatnya segala macam profesi tercanggih pada masa itu. Kebersihan dan keindahan kota tersebut menjadi standar pembangunan kota lain di Eropa.
Contoh lain adalah inovasi rumah sakit dan manajemennya (Arnold, 1931). Pada masa itu manajemen rumah sakit sudah sedemikian canggihnya sebagai pusat perawatan dan juga pusat pendidikan calon-calon dokter. Rumah sakit tersebut sudah memiliki ahli bedah, ahli mata, dokter umum, perawat, dan administrator. Tercatat 34 rumah sakit yang tersebar dari Persia ke Maroko serta dari Siria Utara sampai ke Mesir. Rumah sakit pertama yang berdiri di Kairo pada tahun 872 Masehi, bahkan beroperasi selama 700 tahun kemudian. Inovasi bidang kesehatan ini bahkan berkembang sampai pada penemuan ambulan atau menurut Arnold (1931) sebagai “traveling hospital”.
Terlebih lagi air sungai sungguh sangat kotor karena pembuangan sampah padat. Sungai Ciliwung, misalnya, setiap hari menampung 1,400 M3 sampah (Kompas, 1996). Hal ini berarti bahwa kurang lebih 200-400 truk membuang sampah padat ke sungai tersebut setiap harinya! Pelayanan air minum juga sangat rendah. Alim (2005) melaporkan bahwa baru sekitar 40 persen penduduk mendapat pelayanan air bersih, dan dari total volume air yang disalurkan hanya 20% yang layak digunakan karena umumnya air yang sampai ke rumah masih berlumpur.
Sudah jelas bahwa ketajaman nalar yang tidak diiringi oleh kadar keimanan tinggi serta jauhnya umat Islam dari Allah, telah menciptakan masalah lingkungan hidup.
Untuk jangka panjang perlu digarap sektor pendidikan dimana perlu dikembangkan bidang ilmu ataupun kurikulum yang menjadian ilmu pelestarian lingkungan hidup adalah bagian integral dari kajian ajaran Islam. Pengembangan disiplin ini juga perlu mempertimbangkan ukhuwah yang bersifat internasional, karena persoalan lingkungan hidup juga telah membebani negara muslim lainnya. Dengan pendidikan akan tumbuh kesadaran bahwa lingkungan hidup bukan bidang yang menjadi monopoli peradaban barat, tetapi merupakan bagian integral dari keimanan[5].
(Dari sini)
[6] Al-Quran dan Hadist Terbukti Ampuh Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup, Eramuslim, 1 November 2007
http://fithab.multiply.com/journal/item/222
Pelestarian alam dan lingkungan hidup ini tak terlepas dari peran manusia, sebagai khalifah di muka bumi, sebagaimana yang disebut dalam QS Al-Baqarah: 30 (“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.”…). Arti khalifah di sini adalah: “seseorang yang diberi kedudukan oleh Allah untuk mengelola suatu wilayah, ia berkewajiban untuk menciptakan suatu masyarakat yang hubungannya dengan Allah baik, kehidupan masyarakatnya harmonis, dan agama, akal dan budayanya terpelihara”[2]. Di samping itu, Surat Ar-Rahman, khususnya ayat 1-12, adalah ayat yang luar biasa indah untuk menggambarkan penciptaan alam semesta dan tugas manusia sebagai khalifah[3].
Ayat ini ditafsirkan secara lebih spesifik oleh Sayyed Hossein Nasr, dosen studi Islam di George Washington University, Amerika Serikat. dalam dua bukunya “Man and Nature (1990)” dan “Religion and the Environmental Crisis (1993)”, yang disajikan sebagai berikut:
“……Man therefore occupies a particular position in this world. He is at the axis and centre of the cosmic milieu at once the master and custodian of nature. By being taught the names of all things he gains domination over them, but he is given this power only because he is the vicegerent (khalifah.) of God on earth and the instrument of His Will. Man is given the right to dominate over nature only by virtue of his theomorphic make up, not as a rebel against heaven.” Jelaslah bahwa tugas manusia, terutama muslim/muslimah di muka bumi ini adalah sebagai khalifah (pemimpin) dan sebagai wakil Allah dalam memelihara bumi (mengelola lingkungan hidup)[4].
Allah telah memberikan tuntunan dalam Al-Quran tentang lingkungan hidup. Karena waktu perenungan, hanya beberapa dalil saja yang diulas sebagai landasan untuk merumuskan teori tentang lingkungan hidup menurut ajaran Islam.
Dua dalil pertama pembuka diskusi ini bersumber pada Surat Al An’aam 101 dan Al Baqarah 30.
Dalil pertama adalah: “Allah pencipta langit dan bumi (alam semesta) dan hanya Dialah sumber pengetahuannya”. Lalu dalil kedua menyatakan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Perlu dijelaskan bahwa menjadi khalifah di muka bumi itu bukan sesuatu yang otomatis didapat ketika manusia lahir ke bumi. Manusia harus membuktikan dulu kapasitasnya sebelum dianggap layak untuk menjadi khafilah.
Seperti halnya dalil pertama, dalil ke tiga ini menyangkut tauhid. Hope dan Young (1994) berpendapat bahwa tauhid adalah salah satu kunci untuk memahami masalah lingkungan hidup. Tauhid adalah pengakuan kepada ke-esa-an Allah serta pengakuan bahwa Dia-lah pencipta alam semesta ini. Perhatikan firman Allah dalam Surat Al An’aam 79:
“Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan”
Dalil ke empat adalah mengenai keteraturan sebagai kerangka penciptaan alam semesta seperti firman Allah dalam Surat Al An’aam, dengan arti sebagai berikut, “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan mengadakan gelap dan terang..”
Adapun dalil ke lima dapat ditemukan dalam Surat Hud 7 yang menjelaskan maksud dari penciptaan alam semesta, “Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa,….Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya.”
Itulah salah satu tujuan penciptaan lingkungan hidup yaitu agar manusia dapat berusaha dan beramal sehingga tampak diantara mereka siapa yang taat dan patuh kepada Allah.
Dalil ke enam adalah kewajiban bagi manusia untuk selalu tunduk kepada Allah sebagai maha pemelihara alam semesta ini. Perintah ini jelas tertulis dalam Surat Al An’aam 102 yaitu, “..Dialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah pemelihara segala sesuatu”
Dalil ke tujuh adalah penjabaran lanjut dari dalil kedua yang mewajibkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup. Adapun rujukan dari dalil ini adalah Surat Al A’raaf 56 diterjemahkan sebagai berikut;
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya……..” Selanjutnya dalil ke delapan mengurai tugas lebih rinci untuk manusia, yaitu menjaga keseimbangan lingkungan hidup, seperti yang difirmankanNya dalam surat Al Hijr 19, ”Dan kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.”
Dalil ke sembilan menunjukkan bahwa proses perubahan diciptakan untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) bumi. Proses ini dikenal dalam literatur barat sebagai: siklus Hidrologi.
Dalil ini bersumber dari beberapa firman Allah seperti Surat Ar Ruum 48, Surat An Nuur 43, Surat Al A’raaf 57, Surat An Nabaa’ 14-16, Surat Al Waaqi’ah 68-70, dan beberapa Surat/Ayat lainnya. Penjelasan mengenai siklus hidrologi dalam berbagai firman Allah merupakan pertanda bahwa manusia wajib mempelajarinya. Perhatikan isi Surat Ar Ruum: 48 dengan uraian siklus hidrologi berikut ini. Hujan seharusnya membawa kegembiraaan karena menyuburkan tanah dan merupakan sumber kehidupan.
Surat Ar Ruum 48 Siklus hidrologi
Mencakup proses evaporasi, kondensasi, hujan, dan aliran air ke sungai/danau/laut, Al-Qur’an dengan sangat jelas menjabarkannya. Evaporasi, adalah naiknya uap air ke udara. Molekul air tersebut kemudian mengalami pendinginan yang disebut dengan kondensasi. Kemudian terjadi peningkatan suhu udara, yang menciptakan hujan. Air hujan tersebut menyuburkan bumi dan kemudian kembali ke badan air (sungai, danau atau laut.
Ini dengan jelas digambarkan dalam Al-Qur’an surat ar-Ruum:48 yang berbunyi;
“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hambahamba-Nya yang dikehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.”
Sebagai khalifah, sudah tentu manusia harus bersih jasmani dan rohaninya. Inilah inti dari dalil ke sepuluh bahwa kebersihan jasmani merupakan bagian integral dari kebersihan rohani.
Merujuk pada Surat Al-Baqarah 222; “….sesungguhnya Allah senang kepada orang yang bertobat, dan senang kepada orang yang membersihkan diri.” Serta Surat Al-Muddatstsir 4-5; “..dan bersihkan pakaianmu serta tinggalkan segala perbuatan dosa.”
Meski slogan yang dikenal umum seperti “kebersihan adalah sebagian dari iman”, banyak diakui sebagai hadis dhaif, namun demikian, Rasulluah S.A.W. bersabda bahwa iman terdiri dari 70 tingkatan: yang tertinggi adalah pernyataan “tiada Tuhan selain Allah” dan yang terendah adalah menjaga kerbersihan. Jadi, memelihara lingkungan hidup adalah menjadi bagian integral dari tingkat keimanan seseorang. Khususnya beragama Islam.
Mengutip disertasi Abdillah (2001), Surat Luqman ayat 20 Allah berfirman, “Tidakkah kau cermati bahwa Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupanmu secara optimum. Entah demikian, masih saja ada sebagian manusia yang mempertanyakan kekuasaan Allah secara sembrono. Yakni mempertanyakan tanpa alasan ilmiah, landasan etik dan referensi memadai.”
Selain itu, Abdillah juga mengutip bahwa manusia harus mempunyai ketajaman nalar, sebagai prasyarat untuk mampu memelihara lingkungan hidup. Hal ini bisa dilihat Surat Al Jaatsiyah 13 sebagai berikut; “Dan Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupan manusia. Yang demikian hanya ditangkap oleh orang-orang yang memiliki daya nalar memadai.”
Dalil-dalil di atas adalah pondasi dari teori pengelolaan lingkungan hidup yang dikenal dengan nama “Teorema Alim” yang dirumuskan sebagai berikut:
Misi manusia sebagai khalifah di muka bumi adalah memelihara lingkungan hidup, dilandasi dengan visi bahwa manusia harus lebih mendekatkan diri pada Allah. Perangkat utama dari misi ini adalah kelembagaan, penelitian, dan keahlian. Adapun tolok ukur pencapaian misi ini adalah mutu lingkungan. Berdasarkan “Teorema Alim” ini, kerusakan lingkungkan adalah cerminan dari turunnya kadar keimanan manusia.
Rasulullah S.A.W. dan para sahabat telah memberikan teladan pengelolaan lingkungan hidup yang mengacu kepada tauhid dan keimanan. Seperti yang dilaporkan Sir Thomas Arnold (1931) bahwa Islam mengutamakan kebersihan sebagai standar lingkungan hidup. Standar inilah yang mempengaruhi pembangunan kota Cordoba. Menjadikan kota ini memiliki tingkat peradaban tertinggi di Eropa pada masa itu. Kota dengan 70 perpustakaan yang berisi ratusan ribu koleksi buku, 900 tempat pemandian umum, serta pusatnya segala macam profesi tercanggih pada masa itu. Kebersihan dan keindahan kota tersebut menjadi standar pembangunan kota lain di Eropa.
Contoh lain adalah inovasi rumah sakit dan manajemennya (Arnold, 1931). Pada masa itu manajemen rumah sakit sudah sedemikian canggihnya sebagai pusat perawatan dan juga pusat pendidikan calon-calon dokter. Rumah sakit tersebut sudah memiliki ahli bedah, ahli mata, dokter umum, perawat, dan administrator. Tercatat 34 rumah sakit yang tersebar dari Persia ke Maroko serta dari Siria Utara sampai ke Mesir. Rumah sakit pertama yang berdiri di Kairo pada tahun 872 Masehi, bahkan beroperasi selama 700 tahun kemudian. Inovasi bidang kesehatan ini bahkan berkembang sampai pada penemuan ambulan atau menurut Arnold (1931) sebagai “traveling hospital”.
Teorema Alim ini mengandung dua unsur yaitu misi dan tolok ukur. Misi dapat diemban apabila diiringi visi mendekatkan diri pada Allah dan dibekali ketajaman nalar, yaitu kelembagaan, keahlian, dan kegiatan. Tolok ukur yang jelas adalah mutu lingkungan hidup di Indonesia sebagai rambu-rambu untuk menilai keberhasilan pelaksanaan misi manusia yaitu mencegah bumi dari kerusakan lingkungan.
Dapat dikatakan Indonesia telah memiliki perangkat yang cukup untuk mencapai misi yaitu kelembagaan dalam bidang lingkungan hidup (Menteri Negara Lingkungan Hidup, Pusat Studi Lingkungan Hidup, dan lainnya), tak terbilang jumlah doktor yang mendalami ilmu lingkungan, serta intensitas yang tinggi dalam penelitian lingkungan. Namun simaklah sekali lagi berbagai persoalan lingkungan hidup di Indonesia berikut ini. Menatap langit di sepanjang jalan Sudirman, seorang awam sudah tahu bahwa udara Jakarta memang beracun. Penyakitpun datang silih berganti, dan kali ini penyakit mematikan seperti HIV, SAR, demam berdarah, dan flu burung berjangkit di mana-mana.
Terlebih lagi air sungai sungguh sangat kotor karena pembuangan sampah padat. Sungai Ciliwung, misalnya, setiap hari menampung 1,400 M3 sampah (Kompas, 1996). Hal ini berarti bahwa kurang lebih 200-400 truk membuang sampah padat ke sungai tersebut setiap harinya! Pelayanan air minum juga sangat rendah. Alim (2005) melaporkan bahwa baru sekitar 40 persen penduduk mendapat pelayanan air bersih, dan dari total volume air yang disalurkan hanya 20% yang layak digunakan karena umumnya air yang sampai ke rumah masih berlumpur.
Hal ini diperburuk oleh kondisi pemerintahan di Indonesia karena aparat yang ingkar amanah. Salah satu contoh kebohongan pemerintah adalah kasus kebakaran hutan. Soentoro (1997) melaporkan bahwa kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 1997 telah menghanguskan 1 juta hektar hutan, nyatanya pemerintah melaporkan 300,000 hektar saja. Masalah tidak transparannya birokrasi sudah lama mengganjal jalannya roda pemerintahan.
Sudah jelas bahwa ketajaman nalar yang tidak diiringi oleh kadar keimanan tinggi serta jauhnya umat Islam dari Allah, telah menciptakan masalah lingkungan hidup.
Menyadari runyamnya masalah lingkungan hidup, langkah pertama pemecahannya adalah peningkatan “ukhuwah” (kerjasama) antar ilmuwan dan alim-ulama agar bahu-membahu mampu mengemban amanat Allah untuk memelihara bumi. Salah satu hasil kerjasama tersebut adalah program pelatihan bagi para tokoh agama untuk memperdalam wawasan lingkungan hidup. Solusi jangka pendek lainnya adalah penyusunan program pemeliharaan lingkungan sebagai materi khutbah jumat, serta penerbitan fatwa untuk menghentikan pencemaran sungai.
Untuk jangka panjang perlu digarap sektor pendidikan dimana perlu dikembangkan bidang ilmu ataupun kurikulum yang menjadian ilmu pelestarian lingkungan hidup adalah bagian integral dari kajian ajaran Islam. Pengembangan disiplin ini juga perlu mempertimbangkan ukhuwah yang bersifat internasional, karena persoalan lingkungan hidup juga telah membebani negara muslim lainnya. Dengan pendidikan akan tumbuh kesadaran bahwa lingkungan hidup bukan bidang yang menjadi monopoli peradaban barat, tetapi merupakan bagian integral dari keimanan[5].
Salah satu contoh pendekatan pelestarian lingkungan melalui Al-Qur’an dan Al-Hadits yang berhasil adalah di Tanzania. Bekerjasama dengan CARE-organisasi bantuan untuk memberantas kemiskinan di dunia-IFEES menggelar pertemuan dengan para pemuka agama dan para nelayan untuk mendiskusikan bagaimana hubungan antara ayat-ayat yang ada dalam al-Quran dengan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan. Dengan menggunakan ayat-ayat al-Quran serta hadist, mereka berusaha meyakinkan para nelayan untuk tidak lagi menggunakan dinamit, jala dan tombak ketika menangkap ikan.
IFEES juga bekerjasama dengan Misali Island Conservation (MICA)-lembaga yang bergerak dalam perlindungan terumbu karang-untuk melatih para imam-imam masjid di Tanzania agar mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan lewat khutbah-khutbah Jumat mereka. IFEES yang berbasis di Inggris, adalah salah satu organisasi yang pada tahun 1998 meluncurkan proyek penyadaran kelestarian lingkungan dengan menggunakan basis ajaran Islam. "Kami mencari ajaran-ajaran yang sudah terlupakan itu dan mengumpulkannya kembali dalam bentuk yang modern, " kata Khalid.
"Saya sekarang tahu bahwa cara saya menangkap ikan selama ini sudah merusak lingkungan. Konservasi ini bukan dari mzungu (kata untuk menyebut orang kulit putih dalam bahasa Swahili, yang digunakan di seluruh Afrika Timur-red), tapi dari al-Quran, " ujar Salim Haji, seorang nelayan di sebuah pulau kecil. Proyek ini membuahkan hasil setahun setelah diluncurkan, terutama di Misali dan kepulauan Zanzibar yang didominasi warga Muslim. Saat ini, banyak nelayan di Misali yang sudah mengganti alat penangkap ikannya dengan alat yang lebih ramah lingkungan dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.[6]
***
*Nishi Chiba, 17 Mei 2008*
[1] Nabiel Fuad Al-Musawa. Islam dan Lingkungan Hidup, Kota Santri.com, Publikasi 13-05-2005 @ 18:06
[2] Dr. M. Quraish Shihab, MEMBUMIKAN AL-QURAN Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, Penerbit Mizan, Cetakan 13, 1996 [3] Fazlun M. Khalid, pendiri Islamic Foundation for Ecology and Environmental Sciences (IFEES) di Birmingham, Inggris. Islam dan Lingkungan Hidup, Green Press Network, 20 November 2007
[4] Dr. Ir. Yusmin Alim, MSc. Lingkungan dan Kadar Iman Kita, Hidayatullah.com, 27 Juni 2006
[5] Dr. Ir. Yusmin Alim, MSc. Lingkungan dan Aksioma Kerakusan, Hidayatullah.com, 4 Juli 2006
http://fithab.multiply.com/journal/item/222
fakta fakta tentang lingkungan kita
Banyak fakta-fakta menarik di kehidupan kita yang tidak kita sadari, beberapa di antaranya sangat unik bahkan tidak jarang mencengangkan kita. Berikut ini adalah fakta-fakta menarik dan unik mengenai bumi, manusia dan lingkungan sekitar kita. Saya mengutipnya dari beberapa sumber seperti majalah, buku, televisi dan internet. Selamat menikmati!
1. Kuku tangan manusia tumbuh lebih cepat daripada kuku kaki
2. Isi otak manusia 80% air
3. Dari satu kepompong ulat terdapat 300 sampai 400 meter benang sutra
4. Ketika tidur, lumba-lumba membuka satu matanya
5. Gorila tidur sekitar 14 jam per harinya
6. Hasil survey di AS, tiap tahun hampir semua anak menghabiskan uang setengah milyar dolar untuk membeli permen karet
7. Semut tak pernah tidur
8. Kucing bisa mengeluarkan lebih dari 100 macam suara
9. Jerapah tidak pernah tidur lebih dari 20 menit dalam sehari
10. Kuda dapat buang air sampai 14 kali sehari
11. Pada abad ke 13, strawbery digunakan sebagai obat di Roma
12. Tulang rahang adalah tulang yang paling keras di tubuh manusia
13. Jeruk lemon mengandung gula lebih banyak daripada strawberi
14. Lemon & Strawberry Ada sekitar satu juta macam bakteri di dalam satu liter air
15. Seekor sapi perah bisa menghasikkan 36 liter susu setiap hari. Cukup untuk diminum oleh 100 orang
16. Panjang lidah jerapah adalah 53,5cm sehingga mereka bisa membersihkan telinganya dengan menggunakan lidahnya
17. Strawberi adalah satu-satunya buah yang bijinya diluar
18. Suara kotekan ayam berbeda tergantung siapa musuhnya
19. Setiap hari, harimau dapat menghabiskan 30kg daging
20. Bayi tupai yang baru lahir ukuranya hanya sebesar lebah
21. Setiap orang memiliki guratan lidah yang berbeda-beda, sama halnya seperti sidik jari
22. Dari sekian banyak kuman yang ada di mulut kita, separuhnya hidup di permukaan lidah
23. Ada sekitar 300 macam kuman yang suka menggerogoti gigi kita
24. Setiap orang memproduksi ludah hampir 1 liter setiap harinya
25. Saat tersenyum, akan ada 17 otot yang bergerak di wajah kita. Sedangkan saat cemberut ada 42 otot yang bergerak
26. Mata burung onta lebih besar dari pada otaknya
27. Ukuran bola mata kita tidak berubah sejak dilahirkan
28. Selain bulunya, kulit harimau juga belang
29. Kita memiliki 300 tulang ketika bayi, setelah dewasa hanya tinggal 206 saja. Ada sebagian tulan yang bergabung menjadi satu
30. Ada lebih dari 100 jenis cabai yang hanya tumbuh di Meksiko
31. Ketika bersin, mata kita pasti terpejam
32. Semua beruang kutub kidal
33. Beruang Kutub Penguin kuat menahan nafas selama 20 menit di dalam air
34. pada setiap iklan jam, jarumnya selalu menunjukkan pukul 10.10, karena selain untuk memperlihatkan merk jam, jarum jamnya juga memberi kesan senyuman
35. Kaki depan kucing punya 5 jari, sedangkan kaki belakangnya 4 jari
36. Pohon bambu adalah pohon yang paling cepat pertumbuhannya, setiap harinya mampu tumbuh 91,5cm
37. Kutu bisa melompat sampai setinggi 350 kali panjang badanya
38. Makan pisang di malam hari membuat kita cepat tidur
39. Kita tidak mungkin bisa menjilat siku
40. Dahulu kala, kucing adalah binatang favorit di Mesir. Jika kucing peliharaannya mati, pemiliknya akan mencukur alisnya sebagai tanda duka cita
41. Roti adalah makanan lambang selamat datang di Rusia
42. Rusa salju suka makan lumut untuk menjaga agar tubuhnya tidak beku
43. Pada tahun 200, orang Roma menggunakan campuran serbuk tulang, kulit telur, kulit tiram dan madu untuk membersihkan gigi
44. Cabe membuat makanan lebih awet
45. Merkurius mengelilingi matahari dengan kecepatan 172000km/jam
46. Kecepatan rotasi planet Jupiter hanya 1 jam 55 menit
47. Planet Jupiter Venus adalah planet satu-satunya di sistem tata surya yang arah putar rotasinya searah jarum jam
48. Saturnus dapat mengapung di air karena sebagian besar isinya gas helium, sama dengan gas untuk mengisi balon
49. Hutan seluas lapangan bola dapat menyerap CO2 dari mobil yang berjalan sejauh 41843km
50. Mengurangi suhu udara sekitar 5 - 8 derajat Celsius sama dengan kemampuan 5 buah pendingin udara (AC) yang dinyalakan 20 jam terus menerus
http://red-gear.blogspot.com/2009/08/fakta-menarik-dan-mengagumkan-tentang.html
1. Kuku tangan manusia tumbuh lebih cepat daripada kuku kaki
2. Isi otak manusia 80% air
3. Dari satu kepompong ulat terdapat 300 sampai 400 meter benang sutra
4. Ketika tidur, lumba-lumba membuka satu matanya
5. Gorila tidur sekitar 14 jam per harinya
6. Hasil survey di AS, tiap tahun hampir semua anak menghabiskan uang setengah milyar dolar untuk membeli permen karet
7. Semut tak pernah tidur
8. Kucing bisa mengeluarkan lebih dari 100 macam suara
9. Jerapah tidak pernah tidur lebih dari 20 menit dalam sehari
10. Kuda dapat buang air sampai 14 kali sehari
11. Pada abad ke 13, strawbery digunakan sebagai obat di Roma
12. Tulang rahang adalah tulang yang paling keras di tubuh manusia
13. Jeruk lemon mengandung gula lebih banyak daripada strawberi
14. Lemon & Strawberry Ada sekitar satu juta macam bakteri di dalam satu liter air
15. Seekor sapi perah bisa menghasikkan 36 liter susu setiap hari. Cukup untuk diminum oleh 100 orang
16. Panjang lidah jerapah adalah 53,5cm sehingga mereka bisa membersihkan telinganya dengan menggunakan lidahnya
17. Strawberi adalah satu-satunya buah yang bijinya diluar
18. Suara kotekan ayam berbeda tergantung siapa musuhnya
19. Setiap hari, harimau dapat menghabiskan 30kg daging
20. Bayi tupai yang baru lahir ukuranya hanya sebesar lebah
21. Setiap orang memiliki guratan lidah yang berbeda-beda, sama halnya seperti sidik jari
22. Dari sekian banyak kuman yang ada di mulut kita, separuhnya hidup di permukaan lidah
23. Ada sekitar 300 macam kuman yang suka menggerogoti gigi kita
24. Setiap orang memproduksi ludah hampir 1 liter setiap harinya
25. Saat tersenyum, akan ada 17 otot yang bergerak di wajah kita. Sedangkan saat cemberut ada 42 otot yang bergerak
26. Mata burung onta lebih besar dari pada otaknya
27. Ukuran bola mata kita tidak berubah sejak dilahirkan
28. Selain bulunya, kulit harimau juga belang
29. Kita memiliki 300 tulang ketika bayi, setelah dewasa hanya tinggal 206 saja. Ada sebagian tulan yang bergabung menjadi satu
30. Ada lebih dari 100 jenis cabai yang hanya tumbuh di Meksiko
31. Ketika bersin, mata kita pasti terpejam
32. Semua beruang kutub kidal
33. Beruang Kutub Penguin kuat menahan nafas selama 20 menit di dalam air
34. pada setiap iklan jam, jarumnya selalu menunjukkan pukul 10.10, karena selain untuk memperlihatkan merk jam, jarum jamnya juga memberi kesan senyuman
35. Kaki depan kucing punya 5 jari, sedangkan kaki belakangnya 4 jari
36. Pohon bambu adalah pohon yang paling cepat pertumbuhannya, setiap harinya mampu tumbuh 91,5cm
37. Kutu bisa melompat sampai setinggi 350 kali panjang badanya
38. Makan pisang di malam hari membuat kita cepat tidur
39. Kita tidak mungkin bisa menjilat siku
40. Dahulu kala, kucing adalah binatang favorit di Mesir. Jika kucing peliharaannya mati, pemiliknya akan mencukur alisnya sebagai tanda duka cita
41. Roti adalah makanan lambang selamat datang di Rusia
42. Rusa salju suka makan lumut untuk menjaga agar tubuhnya tidak beku
43. Pada tahun 200, orang Roma menggunakan campuran serbuk tulang, kulit telur, kulit tiram dan madu untuk membersihkan gigi
44. Cabe membuat makanan lebih awet
45. Merkurius mengelilingi matahari dengan kecepatan 172000km/jam
46. Kecepatan rotasi planet Jupiter hanya 1 jam 55 menit
47. Planet Jupiter Venus adalah planet satu-satunya di sistem tata surya yang arah putar rotasinya searah jarum jam
48. Saturnus dapat mengapung di air karena sebagian besar isinya gas helium, sama dengan gas untuk mengisi balon
49. Hutan seluas lapangan bola dapat menyerap CO2 dari mobil yang berjalan sejauh 41843km
50. Mengurangi suhu udara sekitar 5 - 8 derajat Celsius sama dengan kemampuan 5 buah pendingin udara (AC) yang dinyalakan 20 jam terus menerus
http://red-gear.blogspot.com/2009/08/fakta-menarik-dan-mengagumkan-tentang.html
Langganan:
Postingan (Atom)

